Saturday, December 4, 2010

Hangatnya perapian malam
Mengingatkanku akan hangatnya pelukanmu


Kesejukan sungai kebahagiaan
Bagai menatap senyummu

Damainya jiwaku..
Di mana.. belas kasih itu?
Bersamamu seperti mimpi semu
Hanya bisa merasakan abadinya duka


Dalam hati tersimpan banyak doa..
Kau bilang kita pasti bisa
Bisa saling mencintai
Bersama sampai tua

Bersatu hingga mati
Kau bilang perbanyak doa dan harapan
Impian kita pasti kan terwujud


Namun apa yang terjadi kini..?
Biarlah Langit yang memutuskan..

Satu keinginan.. 
kita jangan sampai berubah
Hati kita tetap menyatu
Menciptakan bahagia bersama
Tak semudah yang kita duga..

Bagaimana.. harus ku hentikan air mata?
Impian kita hanya sebatas dalam mimpi..
Biarlah Langit yang memutuskan
Tentang akhir cerita  kita..

No comments:

Post a Comment